Like Us

Senin, 03 November 2014

Kamarku Surgaku, Kamarku Duniaku

#Day14 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Kamar !

Kamarku Surgaku
Mungkin kalimat tersebut cukup mewakili kiasan untuk menggambarkan kebahagiaanku di banyak waktu. Seperti halnya surga yang indah, kamarku adalah bagian terbaik dari seluruh ruang di dalam rumah. Seperti halnya surga yang diidamkan semua umat, kamarku adalah ruang imajinasi untuk menghabiskan banyak kesempatan. Karna jika kalian berada di dalam kamarku, kalian akan menemukan keindahan, kedamaian dan kebahagiaan untuk setiap aktivitas yang dilakukan.

Kamarku duniaku
Aku sanggup menghabiskan banyak waktu dan kegiatan di dalam kamar. Aku bisa menjadi penyanyi terkenal dalam ruang 4x4, tokoh penting yang berpidato lantang di atas bangku belajar, seorang model fashion di depan sebuah cermin tua, penjelajah dunia dalam satu klik, kadang aku juga menjadi pemalas yang bahkan tidak sanggup mematikan dering alarm jam beker. Ya, itulah duniaku, seorang imajinier yang dapat melakukan banyak hal di dalam sebuah kamar. Aku tumbuh besar menyaksikan dunia di dalam kamarku. Jika kalian sempat, berkunjunglah ...

Minggu, 02 November 2014

Jangan Sampai Meleleh !

#Day13 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Es Krim

Masa pendekatan itu sangat menyenangkan. Penuh dengan variasi rasa. Mulai dari bahagia jika mendapat respon positif, cemburu jika gebetan jalan bersama orang lain, gelisah jika pesan tidak dibalas atau telepon tidak diangkat, bahkan bisa sangat menyedihkan jika usaha pendekatan selama ini hanya berujung “kamu terlalu baik buat aku” atau “aku mau fokus belajar dulu” dan jawaban absurd lainnya. Well, bahagia dan sedih itu adalah resiko yang harus siap diterima.

Pun seperti halnya es krim. Ia memiliki banyak varian rasa layaknya masa pendekatan. Jika tidak bertindak cepat, maka perasaan yang dimiliki saat ini akan meleleh karena panasnya persaingan. Bahkan bisa jadi seorang teman dekat menikung dari belakang, menyambut manisnya perasaan gebetan untuk diakuisisi. Mengambil langkah cepat sebelum perasaan gebetan mencair. Jika kamu ingin menikmati manis dan lezatnya masa pendekatan, segeralah “menyantapnya” jangan membiarkannya mengambang di atas ketidakpastian sebelum penyesalan datang karena melihat perasaan itu mencair sebelum sempat dinikmati.

Sabtu, 01 November 2014

Senyum di Teras Rumah

#Day12 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Senyum

Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Sejak masih Sekolah Dasar, aku sudah terbiasa hidup terpisah dari ayah dan ibu. Aku bersekolah, dan kedua orang tua ku bekerja. Ayahku bekerja sebagai pedagang, berangkat menjajakan dagangan sebelum adzan subuh memanggil dan pulang ketika aku sudah terlelap. Ibu adalah sosok guru yang kuat, ibu pulang seminggu seminggu sekali karena sekolah tempat ibu mengajar terletak di seberang daratan kotaku, Kandangan, salah satu kota di Kalimantan Selatan. Aku menjadi mandiri. Aku pernah tinggal bersama nenek, paman, bahkan aku lebih sering tinggal sendiri baik di asrama sewaktu SMP dan menyewa kos seorang diri sejak SMA hingga kuliah di Yogyakarta.

Waktu bersama ayah dan ibu sangat jarang aku dapatkan. Semakin aku dewasa, semakin jarang pula waktu bercengkrama bersama. Dari seminggu sekali menjadi setahun sekali. Tetapi kekosongan itu dapat terhapus dalam satu hari yang aku selalu nanti, yaitu ketika jadwal kepulanganku tiba. Aku selalu menantikan raut wajah ayah dan ibu yang menungguku di teras rumah. Tubuh yang semakin tua dan uban yang mulai tumbuh di antara rambut mereka. Aku selalu berdebar menanti momen itu. Momen saat aku melihat guratan senyum di bibir ayah dan ibu, merekah sangat indah yang bahkan membuatku meneteskan air mata. Selalu. Peluk dan cium ayah ibu membuat jiwa ini berbunga, raga ini semakin tegar dan lihatlah, senyum mereka tetap sama, menebarkan senyum penuh kasih sayang. Kebahagiaan menyelimuti kekosongan waktu yang terlewatkan tanpa kehadiran ayah dan ibu di sisiku. Ya, aku selalu menanti waktu kepulanganku ke rumah, untuk melihat senyum indah mereka di teras rumah.

Jumat, 31 Oktober 2014

Satu Jam Saja

#Day11 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Ayah ! 

Ada seorang laki-laki yang bekerja seharian hingga pulang larut malam. Dia memiliki seorang anak yang berumur 5 tahun. Suatu ketika si anak menunggu kepulangan laki-laki tersebut, yaitu sang ayah, kemudian terjadilah perbincangan singkat.
Anak : ayah, boleh aku bertanya sesuatu?
Ayah : ya, apa itu nak?
Anak : ayah, berapa rupiah yang ayah dapatkan dalam 1 jam bekerja?
Ayah : nak, itu bukan sesuatu yang harus kamu ketahui.
Anak : tolong beritahu aku ayah.
Ayah : 200.000 perjam nak
Anak : ayah, bolehkah aku meminjam 100.000 saja?

Mendengar perkataan si anak, sang ayah pun langsung naik pitam dan menyuruh si anak untuk segera masuk ke kamar. Si anak langsung pergi ke kamarnya dan menutup pintu kamar. Selang beberapa menit, sang ayah menjadi tenang dan pergi ke kamar anaknya, lalu berkata ...
Ayah : maafin ayah nak sudah terlalu keras terhadapmu. Ini ambilillah 100.000.
Si anak pun tersenyum lebar, dan berkata "ooohhh terima kasih banyak ayah".
Lalu si anak mengambil beberapa lembar uang di bawah bantal tidurnya yang telah dia tabung hari demi hari dari uang saku sekolahnya, dia menghitungnya dan berkata ...
"Ayah, sekarang aku punya 200.000. Bisakah aku membeli 1 jam saja dari waktumu bekerja? Aku harap ayah bisa pulang 1 jam lebih awal besok. Aku ingin makan malam bersama ayah".


Tulisan ini merupakan kisah yang aku tulis sendiri pada hari Senin, 13 Oktober 2014

Kamis, 30 Oktober 2014

Kisah Ahli Ibadah dan Laki-laki Pembawa Lentera

#Day10 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Lampu, Dia Yang Menerangi Pikiranmu !


Suatu waktu ada seorang ahli ibadah yang sedang bersiap-siap ingin pergi ke tempat ibadah. Ia mandi, menggunakan pakaian terbaik, memakai wewangian dan bersiap untuk berangkat. Di tengah perjalanan yang gelap, dia terpeleset dan jatuh ke dalam got. Pakaiannya kotor dan badannya bau. Kemudian dia pulang ke rumah. Sesampai di rumah, ia kembali mandi, menggunakan pakaian terbaik lainnya, memakai wewangian dan melangkah rapi menuju tempat ibadahnya. Di tengah perjalanannya yang gelap itu pula, ia jatuh kembali ke dalam got. Pakaiannya kotor dan badannya pun kembali bau. Dia segera bangkit dan berjalan kembali menuju rumah.

Sesampai di rumahnya lagi, ia mandi untuk ketiga kalinya, juga menggunakan pakaian terbaiknya lagi, lalu menyemprotkan wewangian ke tubuh dan pakaiannya. Ia pun sudah siap kembali menuju tempat ibadahnya. Di lokasi jalan gelap yang membuatnya jatuh dua kali tersebut telah berdiri seorang laki-laki yang memegang sebuah lentera. Laki-laki tersebut menawarkan dirinya untuk menemani si ahli ibadah untuk pergi ke tempat ibadah. Ahli ibadah pun mengangguk dan dengan senang hati diantar oleh laki-laki tersebut. Ketika sampai di depan pintu tempat ibadah, laki-laki tersebut tidak mau diajak masuk untuk ikut beribadah. Ahli ibadah itu pun bertanya "Mengapa kamu tidak mau masuk dan beribadah?" Dan laki-laki itu menjawab "Wahai ahli ibadah, sesungguhnya aku ini adalah setan. Pada perjalananmu yang pertama, aku mendorongmu sehingga kamu terjauh. Tetapi kamu tidak mengurungkan niatmu untuk pergi ke tempat ibadah. Lalu Tuhanmu pun menghapuskan seluruh dosa-dosamu. Dan pada perjalananmu yang kedua, aku kembali mendorongmu hingga terjatuh, dan kamu masih bersikukuh untuk pergi ke tempat ibadah sehingga Tuhanmu menghapus seluruh dosa orang-orang yang ada di rumahmu. Di perjalanan ketiga mu, aku membawa lentera ini agar kamu sampai ke tempat ibadah dengan selamat karena jika aku atau teman-temanku mendorong kamu lagi dan kamu tidak mengurungkan niatmu untuk pergi ke tempat ibadah, maka Tuhanmu akan mengampuni dosa seluruh warga desa ini dan kami tidak ingin itu terjadi".

Rabu, 29 Oktober 2014

Kesatuan Musik dan Hidup

#Day9 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Musik, Cerita Tentang Lagu Yang Jadi Soundtrack Hidupmu

Hidup ini sangat berwarna. Kadang dipenuhi gelak tawa, namun kadang juga disisipi uraian air mata. Hidup ini indah jika kita tau bagaimana caranya. Kadang membutuhkan perjuangan yang berat, namun kadang juga hanya memerlukan sedikit keberuntungan. Hidup ini memiliki jalan cerita yang beragam, tidak mampu diprediksi manusia.

Pun begitu dengan alunan nada yang berpadu dengan suara-suara indah, yang biasa kita sebut dengan musik. Musik memiliki banyak warna. Ia mampu memberikan ruang bahagia bagi jiwa yang rapuh. Ia juga sanggup menyentuh hati yang keras. Musik memiliki alur lirik yang memberikan dampak luar biasa dan tidak bisa diprediksi bagaimana pendengarnya bereaksi. Musik dan hidup adalah kesatuan, saat ini, yang saling mengisi satu sama lain. Musik dapat menghidupkan semangat yang lemah dan hidup tanpa musik tidak akan pernah indah


Special Credits to :
Terima kasih teruntuk Swaragama FM 101.7 karena telah memberikan banyak semangat dan inspirasi kepada kami, seluruh akademia penikmat musik dengan penyiaran lagu-lagunya yang luar biasa. Sukses selalu dan makin jaya, Swaragama FM !!! The Soundtrack of Our Life :) :* *hug and kiss*


Special Bonus
Udin : Pri, gue punya tebakan nih
Sapri : Apaan din?
Udin : Suara, suara apa yang paling ngangenin?
Sapri : Suara bini di rumah din
Udin : Tettt toootttt, salah pri
Sapri : Trus apaan?
Udin : Suaragama FM donkz
Sapri : pake W kali din ah

Sapri : Gue juga punya tebakan nih din, dia cantik kayak bidadari, kalo bicara itu nyejukin hati, dan dia selalu ada di pulau mimpi. Siapa hayooo
Udin : ah itu sih Falafu kan, apaan itu pulau mimpi, dreamland keleeeeesss pri.
Sapri : ya kali din kamu gak tau bahasa inggris gitu
Udin : Gini-gini kan gue rajin belajar bahasa inggris di Swaragama FM bareng Karlina Kuning kali din

Lalu keduanya pun berpelukan ...

Selasa, 28 Oktober 2014

Cukup Dirasa

#Day8 #SehariMenuliSatu #SwaragamaFM
Tema : Angin, Keberadaan Dalam Ketidakmampuanmu Melihatnya
 
Ia tidak terlihat oleh indera mata manusia, tetapi ia dapat dirasakan oleh panca indera lainnya. Ia tidak menuntut atas kebaikan yang diberikannya untuk manusia. Ia hidup dengan hakikatnya sebagai salah satu unsur kehidupan manusia. Ia tidak pilih kasih, siapapun bisa menikmatinya. Namun jangan keliru, ia juga bisa memberikan manusia kemalangan. Itulah angin.

Begitu pula dengan cinta. Ia memiliki filosofi seperti angin. Ia mampu memberikan manusia kebahagiaan tetapi juga memiliki resiko yang dapat membuat hidup manusia menjadi malang. Cinta tidak dapat dilihat oleh panca indera namun ia bisa dirasakan oleh indera lainnya. Ia hadir kepada siapa saja, tidak terbatas apapun. Cinta pun memiliki hakikatnya, dapatkah kita menghargainya?

ANGIN : Keberadaan Dalam Ketidakmampuanmu Melihatnya 

Senin, 27 Oktober 2014

HAPPY NATIONAL BLOGGER'S DAY

HARI PARA BLOGGER NASIONAL !!!

Yeeeeeeee, hari ini, tanggal 27 Oktober 2014 adalah harinya para blogger. Kok bisa sih?
Ada yang tau gak gimana sejarah jadi ditetapkannya hari blogger itu tanggal 27 Oktober?
Nah, aku mau mengutip nih sejarahnya di bawah ini yang aku sedot dari detikinet.com

Ceikiiiddooooooottttt mameeen :

"Jakarta - Selain akan mempunyai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) baru, hari ini, Senin (27/10/2014), Indonesia juga mempunyai peristiwa yang tak kalah penting. Hari Blogger Nasional.

Bila menelisik ke belakang, peringatan Hari Blogger pertama kali dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan informatika (Menkominfo) yang menjabat kala itu, Mohammad Nuh, ketika hadir dalam Pesta Blogger 2007.

Pesta Blogger yang berlangsung di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Sabtu 27 Oktober 2007 silam itu awalnya digelar sebagai ajang kopi darat (kopdar) blogger nasional untuk pertama kalinya.

Tanpa ada yang menduga sebelumnya, Mohammad Nuh yang hadir memberikan pembukaan secara spontan mengukuhkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional.

"Hari ini saya nyatakan sebagai Hari Blogger Nasional!" kata Nuh ketika pembukaan Pesta Blogger pertama kali.

"

Yosh, itu dia sekilas berita tentang hari blogger yang jatuh hari Senin ini. So, jangan pernah berhenti menulis, blogger ini hanya salah satu media penyalur kegiatan tulis menulis. Sebenarnya banyak media lain yang bisa digunakan, semua tergantung kesukaan dan minat masing-masing aja sih.

Semangatttt!!!!